Halo semua, kali ini Kelompok saya, KELOMPOK 2, yang beranggptakan
ABU DAUD
51417153 - BALADIKA AL-HARIRI
51417191 - BELLA SABRINA PUTRI APRIL
51417943 - ENNO FEBRIANA
54417007 - MUHAMMAD FIKRAN
54417243 - MUHAMMAD SHOFAN
55417842 - SYAIFUL IKHSAN
54417810 - RACHIESA YAZID AUDI
akan membuat post tentang " MEMBUAT WEB ECOMMERCE DENGAN PRESTASHOP 1.7.x ". pertama kita harus memiliki database terlebih dahulu, disini kelompok saya menggunakan XAMPP dan mysql sebagai database nya.
Gambar 1 : XAMPP
Gambar 2: Database Prestahop
Setelah database disiapkan lalu kita tinggal memasukan File Prestashop kedalam database yang telah kita buat. Berikut adalah tampilan awal dari prestashop itu sendiri.
Untuk post kali ini, hanya itu yang bisa kami berikan, selanjutnya kita membuat Web sesuai dengan tema yang kita inginkan, silakan Klik Disini untuk melihat post selanjutnya
Sebelumnya kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu Internet dan New media.
Internet menurut Wikipedia (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komunikasi yang menggunakan media elektronik, yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan").
Secara sederhana, Internet adalah kumpulan dari jutaan komputer di seluruh dunia yang terkoneksi antara yang satu dengan yang lain. Media koneksi yang digunakan bisa melalui sambungan telpon, serat optik (fiber optic), kabel koaksial (coaxial cable), satelit atau dengan koneksi wireless.
New Media menurut Wikipedia (bahasa Inggris: new media) merupakan sebuah terminologi untuk menjelaskan konvergensi antara teknologi komunikasi digital yang terkomputerisasi serta terhubung ke dalam jaringan. Contoh dari media yang sangat merepresentasikan media baru adalah Internet. Program televisi, film, majalah, buku, suratkabar, dan jenis media cetak lain tidak termasuk media baru.
Jadi, dapat dikatakan bahwa new media adalah media yang berbasiskan teknologi digital.
SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET & NEW MEDIA
pada tahun 1969, internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat , melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), dimana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.
Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer.
Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan "at" atau "pada". tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih. Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan.
Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bias menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web. Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0
Untuk lebih paham, berikut adalah bagan sederhana perkembangan internet dan new media.
( Sejarah internet )
(Sejarah New media)
Berikut adalah kelebihan dan kekurangan Internet dan New Media :
Internet :
Kelebihan
Menjadi media komunikasi sosial jarak jauh, contohnya facebook dan twitter
Dapat mengetahui sebuah keadaan dalam bentuk gambar, contohnya instagram
Mengetahui informasi berupa Search Engine, contohnya google
Mengetahui suatu keadaan dalam bentuk audio dan video, contohnya youtube
Membantu dalam menentukan tempat, contohnya GPS
Untuk kegiatan ekonomi, contohnya Bukalapak
Kekurangan
Merusak kesehatan mata, karena radiasi layar ponsel/komputer
Sakitnya pinggang, karena jika main di warnet kita akan selalu duduk
Kecanduan/ketagihan, seperti bermain game
Menghabiskan waktu
Menghabiskan uang, baik untuk membeli paket data ataupun main di warnet
Banyaknya hacker/ cracker
Banyaknya cyber crime, yaitu kejahatan dunia maya.
New Media :
Kelebihan
Penyampaian Informasi yang lebih cepat, dimana dan kapan saja
Bisa juga sebagai media Hiburan,ataupun jejaring sosial
Dapat sebagai media komunikasi yang mudah dan efisien
Kekurangan
Virus, tidak dapat dipungkiri hal yang satu ini adalah yang paling sering ditemukan.
Rawan akan pencurian data, karena data dikirimkan secara online otomatis semua orang bisa mengakses hal tersebut.
Dari pulau Sumatera (Bengkulu) ke pulau Jawa (depok),merupakan suatu hal yang nggak pernah saya bayangkan sebelumnya. Kenapa? karena,yah ....saya asli orang sumatra, Ayah saya asli Rupit dan ibu saya asli Lahat dan kami 100% sumatera. di tambah lagi tidak adanya kerabat atau sanak keluarga yang berasal dari pulau jawa.
Walaupun demikian,sebelum ke berangkatan saya untuk merantau ke depok.Saya mencari tau sedikit tentang kota ini. karena saya tidak mau,saya mengalami " Culture Shock " .Lalu apa sih tanda tanda kita terkena culture shock? dan apasih sebenarnya culture shock itu ?.Berikut penjelasannya.
Ada 5 tanda-tanda culture shock yaitu :
1. Anda terus-terusan berpikir negatif dan mulai membanding-bandingkan keadaan ditempat baru dengan kampung halaman Anda, untuk Anda tempat baru Anda tidak lebih bagus dari kampung halaman Anda, Anda mulai membentuk pencitraan buruk terhadap budaya baru dan menghakimi banyak orang
2. Anda mulai frustasi, gampang marah dengan hal-hal kecil, Anda mulai frustasi karena tidak bisa mengikuti pola hidup disana Anda menjadi malas bergaul dan memilih diam saja karena merasa tidak Percaya diri
3. Anda mulai merasa sedih dan terasingkan walaupun saat itu Anda sedang berada di tengah-tengah orang banyak.
4. Anda mulai kehilangan identitas dan ciri-ciri pribadi
5. Anda mulai merasa kurang sehat, Anda jadi sering flu, pilek, demam, diare dan lain sebagainya.
apakah ciri ciri diatas termasuk pada diri anda? jika iya,mari kita cari tau apa itu cultural shock.
Culture Shock adalah perubahan nilai budaya seiring dengan perkembangan zaman dan wawasan yang makin berkembang ini biasanya terjadi pada orang-orang yang secara tiba-tiba berpindah atau dipindahkan ke lingkungan yang baru. Sangat wajar, apabila seseorang yang masuk dalam lingkungan budaya baru mengalami kesulitan dan tekanan mental.
Berikut adalah pengalaman pribadi saya, adanya perbedaan yang saya alami selama saya bertempat tinggal di depok ini.
A.Lingkungan UMUM
1.Serba Manis (Makanan)
mungkin sebagian orang tidak terlalu penting,tetapi bagi saya.soal makanan disini dan tempat saya memiliki cita rasa yang berbeda.
Mungkin bisa di bilang Sumatera terkenal dengan rendang nya yang pedas,bukan hanya rendang banyak sekali makanan asal sumatera yang memiliki cita rasa yang pedas. berbeda hal nya disini di jawa(depok), makanan disini cenderung ke arah manis,seperti makanan makanan khas jawa lainnya,bahkan walaupun orang orang disini mengatakan bahwa,kalo makan pake sambel sedikit saja sudah pedas,tetapi bagi saya makan pake sedikit sambel itu rasanya agak gimana gitu,seperti ada yang kurang. bahkan kadang ada,sambel nya udah dibanyakin, tetapi masih aja pedasnya kurang terasa,sangat berbeda dengan yang ada di sumatera. jadi bisa di bilang soal lidah saja sudah berbeda.di tambah lagi maraknya restoran fastfood yang berdiri disini
2.Transportasi
Oke,seperti yang kita tahu,bahwa jawa itu sangat padat akan yang namanya transportasi,disini transportasi memang lengkap,baik itu angkot,bus,kereta,dll. tetapi sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, sangat berbeda di tempat asal saya tinggal,bahwa kendaraan masih sangat jarang yah walaupun sekarang sudah mulai rame juga tetapi tidak sampai menimbulkan macet yang sangat panjang. Pertama kali saya merasakan macet yang luar biasa ketika itu dalam perjalanan menuju kosan saya di kelapa dua melewati Jalan Margonda di depok, itu macetnya luar biasa sampai sampai kendaraan saya tidak bergerak sama sekali.tetapi walaupun demikian, Transportasi Online sangat banyak disini,berbeda di tempat saya yang bisa di hitung dengan jari
3.Bahasa
Di tempat saya, bahasa yang di gunakan biasanya bahasa daerah dan bahasa indonesia.itupun sudah bercampur dengan dialek daerah. berbeda sekali disini,banyak orang yang menggunakan bahasa indonesia formal dan bahasa bahasa anak anak muda lainnya atau kadang disebut bahasa gaul,ataupun bahasa lainnya.
Pernah suatu ketika,waktu saya mau beli sesuatu di warung,si punya warung bilang jika harganya " Goceng " .Goceng? saya sempat kebingungan kala itu, bukan hanya goceng,ceban,gocap,dll. kadang masih membuat saya bingung membedakannya
B.Lingkungan Kuliah
1.Bahasa
Ya, lagi lagi bahasa menjadi kendala utamanya, bagi orang orang seperti saya,walaupun bahasa indonesia sangat di prioritaskan disini dibandingkan bahasa daerah asli disini. kadang kadang saya terbawa suasana dan malah keluar dari mulut saya bahasa daerah tempat asal saya tinggal. Apa lagi ketika presentasi di kelas,dimana ketika kita harus berbicara di depan umum dengan menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar. di tempat saya dulu, kami presentasi menggunakan bahasa campuran yaitu bahasa asli daerah saya dan bahasa indonesia yang sudah di campur aduk dengan bahasa daerah.
2. Asal Dearah
Bukan hanya orang asli depok saja yang saya kenal disini, sebagian teman saya ada yang asli jawa mendok, sunda,jambi,jakarta dan sekitarnya, bahkan ada yang dari maluku. Perbedaan tampak jelas ketika kami berkumpul,baik itu ketika mengerjakan tugas ataupun hanya untuk mengobrol semata, seperti perbedaan tingkah laku ketika berbicara,ataupun nada bicara ketika berbicara itu tampak sangat jelas perbedaannya, di bandingkan di tempat asal saya. dimana memang masih jarang ada orang yang asli dari daerah lain yang bertempat tinggal di tempat asal saya tinggal
C.Kesimpulan
Bila Anda mengalami 5 tanda-tanda cultural shock seperti di atas jangan panik, tetap jadi diri Anda dan selalu terbuka dengan hal-hal baru yang Anda temui. tapi ingat,selalu filter yang mana yang baik dan mana yang buruk.jangan terlalu terbuka akan hal hal baru, tetapi jangan pula terlalu tertutup akan hal hal yang baru.semuanya tergantung pada anda,mau jadi apa anda kedepannya.
Ketika kita membuat sebuah kode program pada python,pasti kita akan menemukan kode program yang semakin kompleks dan kita di haruskan untuk menggunakan fitur fungsi,Kenapa ?? karena dengan fungsi, kita dapat memecah program besar menjadi sub program yang lebih sederhana. dan kita bisa memanggil kembali fungsi tersebut jika kita ingin menggunakannya
MEMBUAT FUNGSI PADA PYTHON
def ?? apa itu def yang terdapat pada kode program python?. def merupakan Fungsi pada Python, dibuat dengan kata kunci def kemudian diikuti dengan nama fungsinya.
contoh :
defnama_fungsi():print"Saya Merupakan Fungsi"
Untuk lebih lengkapnya, kita dapat melihat Kode program yang telah saya buat bersama kelompok saya
dimana kelompok ini terdiri dari:
Baladika Al-Hariri (51417153)
Mochammad Rifal (53417640)
Muhammad Reggy Fadhiel Syach (53417794)
Muhammad Zahran Hafizh (54417283)
Wahyudi Aditya Pratama (56417159)
LISTING PROGRAM :
LOGIKA PROGRAM :
data = []
#Disebut
juga variable global dimana untuk menyimpan data dari data
def show():
#Merupakan
fungsi untuk menampilkan semua data
print
"----------------------------------------"
#Perintah untuk mencetak string
print " NO
|DATA YANG TERSIMPAN "
#Perintah untuk mencetak string
print
"----------------------------------------"
#Perintah untuk mencetak string
if len(data) <=
0:
#Percabangan if-else di mana untuk kondisi pertama jika jumlah data
kurang dari sama dengan 0
print " Tidak ada data yang di input "
#Merupakan
statement pertama dan perintah untuk mencetak string
else:
#Kondisi dimana jika kondisi pertama tidak terpenuhi
for indeks in range(len(data)):
#Merupakan perulangan
For dimana variable indeks dengan range jumlah data
print " [%d] %s" % (indeks, data[indeks])
#Merupakan
statement dan perintah untuk mencetak string
def insert_data():
#Merupakan
fungsi untuk menambahkan data
data_baru =
raw_input(" Masukan data : ")
#Dengan variable data baru,untuk nilainya merupakan nilai inputan
data.append(data_baru)
#Inputan dari user kemudian diisi ke dalam list data dengan fungsi
append() untuk menambahkan
item di akhir list
print " "
#Perintah untuk mencetak blank
print " DATA
BERHASIL DI SIMPAN !"
#Perintah untuk mencetak string
def edit_data():
#Merupakan
fungsi untuk mengupdate/mengedit data
show()
#Untuk memangil kembali fungsi
Show
print " "
#Perintah untuk mencetak blank
indeks =
input("Pilih NO.Data yang ingin di edit : ")
#Untuk Variable indeks dengan nilai yang merupakan inputan dari user
if(indeks >
len(data)):
#Percabangan if-else di mana untuk kondisi pertama jika variable indeks
lebih besar dari pada
jumlah data
print " Data tidak ditemukan ! “
#Perintah
untuk mencetak string
else:
#Kondisi dimana jika kondisi pertama tidak terpenuhi
print " "
#Perintah untuk mencetak blank
data_baru = raw_input(" Masukan data baru : ")
#Untuk
variable data_baru dengan nilai dari inputan user
data[indeks] = data_baru
#Maka data[indeks] sama dengan
data_baru
print " "
#Perintah
untuk mencetak blank
print " DATA BERHASIL DI UPDATE !"
#Perintah
untuk mencetak string
def delete_data():
#Merupakan
fungsi untuk Mendelete/menghapus data
show()
#Untuk memangil kembali fungsi
Show
indeks =
input(" Masukan data yang ingin di hapus : ")
#Untuk Variable indeks dengan nilai yang merupakan inputan dari user
if(indeks >
len(data)):
#Percabangan if-else di mana untuk kondisi pertama jika variable indeks
lebih besar dari pada
jumlah data
print " Data SALAH ! "
#Perintah
untuk mencetak string
else:
#Kondisi dimana jika kondisi pertama tidak terpenuhi
data.remove(data[indeks])
#Inputan dari user kemudian diisi ke
dalam list data dengan fungsi remove() untuk
Menghapus item list
def menu():
#Merupakan
fungsi menu atau sebagai main menunya
print "\n"
#Perintah untuk mencetak string dan \n untuk membuat line baru
print
"----------------------------------------"
#Perintah untuk mencetak string
print " LIST MENU "
#Perintah untuk mencetak string
print
"----------------------------------------"
#Perintah untuk mencetak string
print "[1] Show
Data"
#Perintah untuk mencetak string
print "[2]
Insert Data"
#Perintah untuk mencetak string
print "[3] Edit
Data"
#Perintah untuk mencetak string
print "[4]
Delete Data"
#Perintah untuk mencetak string
print "[5] EXIT
"
#Perintah untuk mencetak string
print
"----------------------------------------"
#Perintah untuk mencetak string
print " by:
Baladika,Rifal,Wahyudi,Zahran,Reggy"
#Perintah untuk mencetak string
print
"----------------------------------------"
#Perintah untuk mencetak string
menu = input("
Pilih Menu : ")
#Untuk Variabel menu dengan niali inputan dari user
if menu == 1:
#Percabangan if-elif-else di mana untuk kondisi pertama jika variable menu
sama dengan 1
show()
#Memanggil kembali fungsi show
elif menu == 2:
#Untuk kondisi kedua jika variable menu sama dengan 2
insert_data()
#Memanggil kembali fungsi insert_data
elif menu == 3 :
#Untuk kondisi ketiga jika variable menu sama dengan 3
edit_data()
#Memanggil kembali fungsi edit_data
elif menu == 4:
#Untuk kondisi keempat jika variable menu sama dengan 4
delete_data()
#Memanggil kembali fungsi delete_data
elif menu == 5:
#Untuk kondisi kelima jika variable menu sama dengan 5
exit()
#Memanggil kembali fungsi exit, dimana
fungsi exit telah tersedia langsu dari python-nya
else:
#Dimana jika untuk semua kondisi tidak ada yang terpenuhi
“With discipline as the basis of our way of life;
We conduct our business with integrity; We
treat our stakeholders with respect; and
together we unite to
strive for excellence and
continuous innovation.”
“Dengan disiplin sebagai falsafah hidup;
Kami menjalankan usaha kami dengan menjunjung tinggi integritas; Kami
menghargai seluruh pemangku kepentingan dan secara bersama-sama membangun
kesatuan untuk mencapai keunggulan dan inovasi yang berkelanjutan.”
Nilai-Nilai PT.Indofood
Sukses Makmur Tbk
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Anne Hermayanti (Institut Pertanian Bogor) dan Siti Rahmawati (Institut Pertanian Bogor) pada tahun 2015 lalu, dengan Karakteristik responden dalam penelitian terdiri dari :
1. Jenis Kelamin
Jumlah responden perempuan lebih banyak dibandingkan dengan jumlah laki-laki terutama di bagian Departemen Produksi, karena peran perempuan di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk sangat dibutuhkan untuk kegiatan pengepakan (packing), isi bumbu dan isi minyak.
Gambar 1. Jumlah responden berdasarkan jenis kelamin
2. Usia
Jumlah responden pada usia 18-28 tahun lebih banyak dibandingkan yang lainnya. Hal ini karena usia tersebut, bagi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk merupakan usia produktif.
Gambar 2. Jumlah responden berdasarkan usia
3. Tingkat Pendidikan
Jumlah responden yang berpendidikan SMA atau SMK adalah yang tertinggi dibandingkan dengan yang berpendidikan lainnya. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk berdiri sejak tahun 1992 dan banyak karyawan yang hampir 22 tahun bekerja di perusahaan ini. Pada tahun 1992 mayoritas karyawan di perusahaan ini berpendidikan setingkat SMA atau sederajat. Oleh karena itu, perusahaan lebih menghargai lama kerja, walau tidak menutup kemungkinan juga menerima S1 untuk ditempatkan pada posisi lebih tinggi dibandingkan dengan PendidikanSMA
Gambar 3. Jumlah responden berdasarkan pendidikan
4. Jabatan atau posisi pekerjaan
Responden yang menempati jabatan sebagai Supervisor sebanyak 60%, Staff 25% dan sisanya adalah Manajer 15%.
Gambar 5. Jumlah responden berdasarkan posisi pekerjaan
5. Masa Kerja
Jumlah responden yang memiliki masa kerja 5 ≥ 25 tahun sebesar 70%, 4 tahun 9%, 3 tahun 4%, 2 tahun 5%, 1 tahun (2%) dan < 1 tahun 10%. Karyawan dengan masa kerja 5 ≥ 25 tahun lebih tinggi dibandingkan dengan masa kerja lainnya. Hal ini karena PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk telah didirikan cukup lama (tahun 1992) dan banyak karyawan yang telah bekerja pada saat perusahaan ini didirikan.
Gambar 6. Jumlah responden berdasarkan masa pekerjaan
6. Status Pernikahan
Responden yang telah menikah dan belum menikah tidak berbeda jauh (56% dan
44%)
Gambar 7. Jumlah responden berdasarkan status pernikahan
Persepsi Karyawan terhadap Budaya Kerja dan Komitmen Karyawan
Penerapan budaya kerja pada karyawan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dapat dilihat dari jumlah mayoritas jawaban pertanyaan karyawan. Intrepretasi jawaban karyawan tentang budaya kerja dan komitmen karyawan digunakan rataan nilai skor diperoleh dengan mengalikan jumlah responden dengan bobot nilai jawaban berdasarkan skalanya. Setelah nilai rataan diperoleh, selanjutnya menentukan rentang skala. Penelitian ini menggunakan skala Likert 1-5. Rentang skala (RS) dihitung dengan cara:
R ----- = 0.8
Keterangan : 5 adalah nilai tertinggi dari jawaban responden dan 1 adalah nilai yang terendah
Selanjutnya, untuk menentukan penilaian karyawan terhadap beragam pernyataan yang berhubungan dengan budaya kerja dan komitmen karyawan dilakukan dengan skor rataan dengan nilai dapat dilihat pada Tabel 1.
Tabel 1. Kriteria penilaian skor untuk budaya kerja dan komitmen karyawan
Nilai Skor Rataan
Keterangan Budaya Kerja
Keterangan Komitmen
Karyawan
1.00-1.80
Sangat Tidak Setuju
Sangat Tidak Setuju
1.81-2.60
Tidak Setuju
Tidak Setuju
2.61-3.40
Kurang Setuju
Kurang Setuju
3.41-4.20
Setuju
Setuju
4.21-5.00
Sangat Setuju
Sangat Setuju
Persepsi Karyawan terhadap Budaya Kerja
membutuhkan kepemimpinan yang kuat untuk pencapaian efektivitas yang optimal. Pada era ini dimana dunia memiliki dinamika yang fluktuatif, dibutuhkan pemimpin yang mampu menantang kondisi status-quo, menciptakan visi yang jauh ke depan, serta mampu menginspirasi para anggota organisasinya untuk mau mencapai visi tersebut (Robbins 2003).
Budaya kerja yang dimiliki terdiri dari discipline,unity, respect, integrity, excellent, innovative. Hasil pengolahan data diperolehgambaran tentang persepsi karyawan mengenai penerapan budaya kerja dapat dilihat pada Tabel 2.
Tabel 2. Persepsi karyawan terhadap budaya kerja
Indikator
Skor Rataan
Keterangan
Discipline
4.19
Setuju
Unity
4.16
Setuju
Respect
4.24
Sangat Setuju
Integrity
4.26
Sangat Setuju
Excellent
4.21
Sangat Setuju
Innovative
4.18
Setuju
Penjelasan atas persepsi karyawan terhadap budaya kerja yang diterapkan, yaitu :
a.Budaya Kerja Discipline
Karyawan perusahaan setuju, bahwa perusahaan telah menerapkan budaya kerja disiplin. Salah satunya, perusahaan menuntut karyawan untuk datang tepat waktu di kantor setiap hari. Hal tersebut merupakan hal positif yang harus dikerjakan dengan penuh tanggung jawab, sehingga budaya disiplin dapat diterima oleh karyawan.
b.Budaya Kerja Unity
Karyawan perusahaan secara keseluruhan menunjukkan jawaban setuju. Karyawan setuju karena perusahaan memberikan pergantian kerja atau shift kerja sesuai dengan jadwal kerja. Setiap karyawan dituntut untuk saling bekerja sama.
c.Budaya kerja Respect
Karyawan perusahaan sangat setuju, apabila perusahaan telah menerapkan budaya kerja respect. Salah satunya adalah perusahaan memberikan penghargaan kepada karyawan yang berprestasi, menuntut karyawan agar bisa menjaga sikap, serta dalam berkomunikasi menggunakan bahasa yang mencerminkan rasa hormat.
d.Budaya Kerja Integrity
Karyawan perusahaan sangat setuju, apabila perusahaan telah menerapkan budaya kerja Integrity. Karyawan setuju karena perusahaan memberikan peraturan yang positif kepada karyawan, antara lain karyawan dituntut untuk bersikap jujur, bertanggung jawab dalam bekerja, serta mengerjakan pekerjaan sesuai dengan peraturan perusahaan.
e.Budaya Kerja Excellent
Karyawan perusahaan sangat setuju, apabila perusahaan telah menerapkan budaya kerja Excellent. Karyawan setuju karena perusahaan menuntut agar pekerjaan yang ditekuni memunculkan keunggulan, karyawan dituntut untuk jarang membuat kesalahan dalam bekerja serta dituntut untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
f.Budaya Kerja Innovative
Karyawan perusahaan setuju, apabila perusahaan telah menerapkan budaya kerja Innovative. Karyawan setuju karena perusahaan memberikan kesempatan kepadakaryawan untuk mengembangkan diri melalui program pelatihan, memberikan kebebasan kepada karyawan dalam menjalankan tugasnya, serta memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengemukakan ide.
Kesimpulan:
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Budaya kerja yang memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap komitmen karyawan adalahexcellent,discipline, perfect, integrity, innovative, sedangkan budaya kerja unity tidak ber-pengaruh signifikan terhadap komitmen.